3 Warga Kep Meranti Riau Tertipu Dukun Yang Ngaku Dapat Gandakan Dolar As
Foto: Dok Polres Kep MerantiPekanbaru -Jaman serba canggih, masih saja ada masyarakat yang percaya dukun sanggup meniru uang. Tak tanggung-tanggung, syarat penggandaan harus pakai uang dolar.
Korban penipuan itu ialah warga Selat Panjang, Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. Ada tiga warga melapor ke polisi atas masalah penipuan penggandaan uang yang dilakukan sang dukun Irwan (31) asal Provinsi Lampung.
"Kita mendapatkan laporan tiga warga yang mengaku sudah memperlihatkan uangnya kepada dukun untuk digandakan. Tapi nyatanya justru uang yang diberikan dibawa kabur dukun," kata Kapolres Meranti, AKBP Pandra Arsyad kepada detikcom, Sabtu (22/8/2015).
Rupanya Arifin tergiur dengan komitmen manis tadi. Berhubung Arifin tidak lagi memiliku modal, tersangka menyuruh semoga menggadaikan tanah miliknya. Setelah menggadaikan surat tanah, Arifin pun mempunyai uang sebanyak Rp30 juta.
Tapi sang dukun memperlihatkan arahan bahwa penggandaan gres sanggup dilakukan bila memakai mata uang dolar AS. Akhirnya uang tersebut ditukar dengan memakai dolar. Tersangka berjanji dengan modal yang sudah ada akan meniru uang senilai Rp 10 miliar bila dirupiahkan.
"Pelaksanaan ritual dilakukan di rumah korban sendiri. Dukunnya meminta uang tadi dimasukkan dalam amplop berserta fotokopi KTP untuk dijampi-jampi dalam kamar sendirian. Setelah itu ia memesan kamar tersebut gres boleh dibuka sehabis 3 bulan. Nanti uang akan menjadi Rp10 miliar," kata Pandra.
Selain Arifin, lanjut Pandra masih ada dua korban warga lainnya yakni Sibahudi dengan jumlah uang Rp28 juta yang dijanjikan sanggup digandakan menjadi Rp7,5 miliar. Korban lain, Hasan juga menyerahkan uang Rp7 juta dijanjikan sanggup menjadi Rp1 miliar.
"Modusnya tetap sama. Tapi sehabis tiga bulan, amplop berisikan uang tadi ternyata tak ada lagi isinya. Merasa menjadi korban penipuan, mereka lapor polisi," kata Pandra.
Atas laporan tersebut, lanjut Pandra, pihaknya pun memburu pelaku. Tersangka lebih dulu dipancing seperti ada warga yang mau meniru uang. Begitu tersangka muncul, pribadi dilakukan penangkapan.
"Tersangka mengaku sehabis membawa uang dari tiga korbannya, ia pindah ke Tanjungpinang, Kepri. Di sana uang hasil penipuan buat foya-foya," kata Pandra.
Pihak kepolisian berharap, bagi warga yang telah menjadi korban penipuan penggandaan uang ini sebaiknya segera melapor.
"Yang gres melapor ada tiga warga. Bila kemungkinan masih ada korban lainnya, kita berharap segera dilaporkan," tutup Pandra.
Sumber detik.com
Belum ada Komentar untuk "3 Warga Kep Meranti Riau Tertipu Dukun Yang Ngaku Dapat Gandakan Dolar As"
Posting Komentar