1.000-An Warga Pekanbaru Gelar Salat Istisqa

1.000-an Warga Pekanbaru Gelar Salat IstisqaFoto: Chaidir Anwar Tanjung

Pekanbaru -Sekitar 1.000 warga Pekanbaru pagi ini menggelar salat Istisqa. Salat ini dilaksanakan di halaman Masjid Agung Annur untuk minta hujan.

Sejak pagi, umat muslim memadati halaman Masjid Agung Annur Pemprov Riau, di ruang Jl Hangtuah, Pekanbaru, Senin (7/9/2015). Mereka berdoa supaya kebakaran hutan bisa dipadamkan. Ini alasannya ialah kabut asap yang semakin menggila dan melumpuhkan dunia pendidikan, sektor bisnis, dan menimbulkan penyakit. Kemarau panjang menciptakan sejumlah orang tak bertanggung jawab memperabukan lahan untuk membuka perkebunan sawit dan karet.

"Alhamdulillah, salat yang kita gagas ini ramai dikunjungi masyarakat. Begitu juga dihadiri Plt Gubernur Riau, kesatuan TNI, Polri, serta  anak sekolah dan sejumlah alim ulama," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, kepada detikcom.

Pelaksanaan salat minta hujan ini, kata Putut, memohon rida dari Allah SWT supaya menurunkan rahmatnya berupa hujan di Riau.

"Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau dari lintas instansi sudah maksimal. Lewat salat Istisqa ini kita memohon rida Allah SWT  semoga diturunkan hujan supaya asap segera hilang," kata Putu.

Saat ini, 6 juta rakyat Riau menghirup asap dari kebakaran hutan. Kebakaran hutan dan lahan sudah berlangsung semenjak Juni lalu. Namun kondisi kian parah pada final Agustus sampai September ini.

Lebih dari 3.600 hektare lahan di Riau terbakar. Belakangan asap sudah melumpuhkan Bandara Pekanbaru. Dunia pendidikan juga diliburkan. Ribuan masyarakat Riau terjangkit penyakit bisul kanal pernafasan akut.

Begitupun Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. belum bersedia meningkatkan status dari Siaga menjadi Tanggap Darurat. Andi Rachman, panggilan Arsyadjuliandi Rachman, yakin timnya akan bisa merampungkan kebakaran yang terjadi dikala ini.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger juga mengungkapkan, bahwa asap yang parah hari ini tidak hanya berasal dari Riau saja. Melainkan asap juga disuplai dari Sumsel dan Jambi.

"Kita akan berusaha maksimal dalam upaya pemadaman," kata Edwar yang mendukung Plt Gubernur Riau untuk tidak meningkatkan status Tanggap Darurat yang akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "1.000-An Warga Pekanbaru Gelar Salat Istisqa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel