Dituduh Korupsi, Abang Gubernur Riau Laporkan Pendemo Ke Polisi
Foto: Taman Integritas di Pekanbaru/ Chaidir detikcomPekanbaru -Anto Rachman abang kandung Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman didemo dengan tuduhan melaksanakan korupsi dalam sejumlah proyek APBD. Tak terima atas tudingan tersebut, dua pentolan pendemo dilaporkan ke Polda Riau.
"Benar, klien kami Anto Rachman melaporkan dua korlap pendemo ke Polda Riau. Mereka sudah menebar fitnah dan pencemaran nama baik menuding klien kami korupsi proyek APBD," kata kuasa aturan Anto Rachman, Patar Sitanggang dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (13/6/2017).
Laporan ke Polda Riau itu, kata Patar, dilakukan pada Senin (12/6). 2 korlap demo itu dilaporkan ke polisi dengan laporan pencemaran nama baik.
"Klien saya ini bukan pejabat pemerintah sehingga difitnah koruptor. Tapi mereka (pendemo) berulang kali menebar fitnah di depan publik dengan menuding klien saya pengatur tender proyek," kata Patar.
Patar mencatat, agresi demo yang dilakukan kedua korlap itu dilakukan pada 7 dan 12 April dan terakhir pada 23 Mei 2017. Aksi demo itu menuding Anto Rachman abang kandung Gubernur Riau mengatur proyek.
"Mereka melaksanakan agresi demo ke Polda Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Mereka menyebutkan klien kami terlibat korupsi pada proyek ruang terbuka hijau (RTH)," kata Patar.
Segala bentuk agresi demo itu, kata Patar, merupakan fitnah dan pencemaran nama baik Anto Rachman yang juga sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Riau.
"Awalnya klien saya ini tidak ada niat melaporkan ke polisi. Tapi alasannya yaitu berulang kali menebar fitnah di depan umum, jadinya kita laporkan," kata Patar.
Menurut Patar, pelaporan itu dilakukan biar keduanya sanggup mengambarkan apa yang telah mereka tuduhkan.
"Segala tuduhan yang mereka sampaikan, ya silahkan dibuktikan sendiri. Kaprikornus pada dasarnya ini pembelajaran buat yang lain biar jangan menebar fitnah," kata Patar yang juga Ketua Lembaga Penyuluhan dan Pembinaan Hukum (LPPH) Pemuda Pancasila (PP) Riau.
Menanggapi tudingan Anto Rachman sanggup mengatur proyek APBD alasannya yaitu masih keluarga Gubernur Riau, berdasarkan Patar, semua tudingan itu tidak mendasar.
"Ya silahkan saja mereka buktikan sendiri. Mereka yang melaksanakan agresi demo itu merupakan bayaran. Demo mereka ada kepentingan bisnis dan politik," kata Patar.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Riau, Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo membenarkan adanya laporan kedua korlap tersebut.
"Benar ada laporan tersebut. Laporan ini tentunya masih akan didalami lagi," kata Guntur kepada detikcom.
Untuk sekedar diketahui, agresi demo itu menuding proyek RTH yang menelan dana APBD Rp 14 miliar ada dugaan pengaturan proyek oleh Anto Rachman. Mereka mendesak biar kasus tersebut diusut.
Kejati Riau sendiri memang mengindikasikan ada korupsi di proyek RTH. Kejaksaan tidak membantah adanya dugaan korupsi di proyek RTH Taman Integritas yang diresmikan Ketua KPK, Agus Raharjo ketika memperingati Hari Antikorupsi Indonesia pada Desember 2016 yang di pusatkan di Pekanbaru Riau.
Sumber detik.com
Belum ada Komentar untuk "Dituduh Korupsi, Abang Gubernur Riau Laporkan Pendemo Ke Polisi"
Posting Komentar