Kpk Pilih Jateng Mempelopori Pembentukan Komite Antikorupsi Daerah

KPK Pilih Jateng Mempelopori Pembentukan Komite Antikorupsi DaerahGanjar Pranowo di program KPK. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Semarang -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk Komite Advokasi Regional Antikorupsi Daerah di Jawa Tengah. Langkah pencegahan tindakan korupsi itu dilakukan untuk antisipasi korupsi dengan melibatkan sektor swasta.

Koordinator Program Fungsional dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian KPK, Roro Wide Sukistyowati, menyampaikan Jateng dipilih pertama kali untuk pembentukan komite tersebut.

Daerah lainnya yang akan mengikuti yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Lampung, Riau, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

"Khusus Jateng juga melibatkan asosiasi bisnis farmasi sebab ternyata perjuangan terbesar di Jateng yakni kesehatan," kata Roro di lokasi pembentukan Komite Advokasi Regional Antikorupsi Daerah, Novotel, Semarang, Rabu (26/7/2017).

"Anggotanya OPD (organisasi peangkat daerah) pemegang izin usaha, Kadin dan sosiasi bisnis," imbuhnya.

Roro menjelaskan pencegahan korupsi dengan menggandeng swasta cukup penting sebab dari data KPK pihak swasta menjadi pelaku korupsi kedua terbanyak.

"Posisi pertama eksekutif, kedua swasta. Maka isyarat Ketua KPK untuk bergerak di bidang pencegahan melibatkan pihak swasta," tandasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang hadir dalam program tersebut menyampaikan dirinya akan ikut mengawal keberadaan komite tersebut bersama KPK.

Komite itu, menurutnya, akan memperkuat kesepakatan antikorupsi di Jateng dan menjadi gerakan bersama antara Pemerintah dan pelaku usaha. Dampaknya yaitu memaksimalkan penyelenggaraan layanan perizininan yang mudah, murah, cepat, lalu kerjasama proyek pengadaan barang dan jasa berkualitas dan terhindar dari korupsi.

"Tapi perlu saya ingatkan, sebaik-baik kita bekerja namanya gangguan dan fitnah niscaya ada. Apalagi jikalau difitnah lalu penegak aturan datang, niscaya tidak nyaman. Tapi jangan takut, difitnah ibarat apapun, jikalau memang kerjanya benar, niatnya baik, jalan terus," ujar politisi PDIP yang namanya disebut-sebut dalam kasus korupsi e-KTP tersebut.

Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Kpk Pilih Jateng Mempelopori Pembentukan Komite Antikorupsi Daerah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel