Kepala Bnn: 94 Jenis Narkoba Gres Masuk Indonesia

Kepala BNN: 94 Jenis Narkoba Baru Masuk IndonesiaMendikbud Muhadjir Effendy dan Kepala BNN Heru Winarko menandatangani nota kesepahaman. (Samsudhuha W/detikcom)

Jakarta -Ada banyak jenis narkoba gres yang masuk Indonesia. Narkoba gres itu disebut mencapai 94 jenis.

"Banyak jenis narkoba yang belum dinyatakan narkoba. Tapi tadi pagi sudah ada 94 jenis narkoba gres yang masuk Indonesia," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko di gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).


Dia gres saja menandatangani nota kesepahaman dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Nota kesepahaman itu bertajuk 'Nota Kesepahaman dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika'.

Masuknya narkoba jenis gres ke Indonesia tak lepas dari niat bisnis para pengusaha jahat. Kata dia, narkoba, yang di negara asal produksinya hanya seharga Rp 40 ribu, di Indonesia dapat dijual Rp 1,5 juta. Bisnis ini menguntungkan tapi daya rusaknya sangat besar. Ada juga yang menyasar generasi muda belia.


"Yang agak repot itu kayak pil PCC alasannya sasarannya anak-anak. Itu harganya 1 butir Rp 1.000 hingga Rp 1.500, Pak," kata Heru.

Bonus demografi berupa jumlah penduduk yang banyak untuk Indonesia dapat menjelma peristiwa bila generasi mudanya teracuni narkoba atau juga teracuni sikap penyalahgunaan obat macam PCC itu.


Maka pendidikan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat penting. BNN bekerja sama dengan Kemendikbud untuk memperlihatkan bahan pembelajaran antinarkoba. Nota kesepahaman itu juga menyepakati acara pengembangan ekstrakurikuler untuk memperlihatkan pemikiran terkait ancaman narkotika.

"Kami serahkan modul-modul dari playgroup sampai menengah. Itu kami harapkan, jikalau bisa, dimasukkan ke kurikulum. Ini dapat dievaluasi jikalau masuk kurikulum sangat bermanfaat," kata Heru.

Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Kepala Bnn: 94 Jenis Narkoba Gres Masuk Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel