Proyek Ducting Rp 1 Triliun Di Kota Bandung Segera Dimulai
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)Bandung -Pemkot Kota Bandung melalui BUMD PT Bandung Infra Investama (BII) segera memulai proyek pembangunan jaringan serat optik bawah tanah (ducting) dan Microcell Poll (MCP). Proyek tersebut nilainya Rp 1 triliun.
"Tahapan yang paling akrab itu ducting. Nilai kontraknya jikalau jadi, satu triliun rupiah," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jumat (13/7/2018).
Menurut Emil, sapaan Ridwan, dengan dua penemuan tersebut maka seluruh Kota Bandung akan terkoneksi. "Sehingga Bandung jadi kota terkoneksi se-Indonesia," katanya.
Tonton juga 'Kabel Optik Bawah Laut Palapa Ring Paket Timur Resmi Digelar':
"Dalam hitungan tidak terlalu lama, proses ini sedang berlangsung. Masih di zaman saya (wali kota), kita akan lakukan groundbreaking untuk menimbulkan Bandung kota terkoneksi," tutur Emil.
Sebelumnya Pemkot Bandung sudah mulai melaksanakan percontohan sistem ducting di sepanjang Jalan Naripan dan rencananya berlanjut ke sejumlah lokasi di antaranya Jalan LL RE Martadinata (Riau), Jalan Ir H Djuanda (Dago) dan Jalan Braga.
Kadis Pekerjaan Umum Kota Bandung ketika itu Iskandar Zulkarnain menyampaikan Kota Bandung mempunyai panjang ruas jalan mencapai 1.200 KM. Sementara untuk melaksanakan ducting diharapkan biaya cukup besar. Contohnya Jalan Naripan yang mempunyai panjang Rp 1,6 KM menghabiskan biaya Rp 1,6 miliar.
Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Proyek Ducting Rp 1 Triliun Di Kota Bandung Segera Dimulai"
Posting Komentar