Dari Wagub Menuju Wapres, Ini Biografi Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. Foto: Rifkianto NugrohoJakarta -Sandiaga Salahuddin Uno menciptakan kejutan sehabis 10 bulan menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. Ia maju mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden 2019. Ia pun menentukan untuk menanggalkan posisinya sebagai Wakil Gubernur.
"Sandiaga Uno merupakan pilihan yang terbaik dari yang ada, dia juga berkorban. Beliau bersedia mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).
Dia menikah dengan Nur Asia. Pasangan ini kemudian dikaruniai 3 anak yakni Anneesha Atheera Uno, Amyra Atheefa Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno.
Sandiaga dilantik menjadi Wagub DKI Jakarta pada Oktober 2017 sehingga dirinya gres menjabat sekitar 10 bulan. Dia mendampingi Anies Baswedan memenangkan Pilgub DKI 2017 pada putaran kedua mengalahkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
Sebelum mendampingi Anies, Sandiaga lebih dahulu bergerilya sendiri. Dia mulanya berniat jadi calon gubernur. Kemudian sehabis Anies tidak lagi menjabat sebagai Mendikbud di Kabinet Kerja, Sandiaga akibatnya jadi cawagub.
Boleh jadi namanya dapat dibilang belum terlalu usang di panggung politik. Dia bergabung dengan Gerindra pada 8 April 2015 sehabis ikut dalam tim sukses Prabowo Subianto di Pilpres 2014.
"Saya bergotong-royong komtemplasinya cukup dalam, bicara hati ke hati dengan Mas Prabowo. Untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, (saya) diajak partisipasi anak muda dan pegiat kewirausahaan," kata Sandi dikala berbincang dengan detikcom, Rabu (8/4/2015).
Kepada detikcom, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu mengaku melaksanakan perenungan yang dalam sebelum akibatnya bergabung dengan Gerindra. Dia mengaku sudah melaksanakan perenungan semenjak tahun 2012.
Sebelum merambah panggung politik, Sandiaga Uno dikenal sebagai seorang pengusaha yang lahir dikala Indonesia dilanda krisis ekonomi pada 1998. Dia mendirikan sejumlah perusahaan di bawah naungan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).
Kecemerlangannya mengelola bisnis mengantarkan Sandiaga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Salah satu fokus dia dikala di Hipmi yakni memberdayakan perjuangan mikro kecil dan menengah (UMKM).
Sandiaga Uno pernah menduduki posisi administrator keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995 - 1996 dan kemudian mengundurkan diri.
Saat Sandi pulang ke Indonesia, ia mulai menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan konsultan keuangan. Perusahaan berjulukan Recapital Advisors ini dibangun bersama rekannya Rosan P Roeslani yang dikala ini menjabat sebaga ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Selain Recapital, Sandi bersama guru bisnisnya yakni William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja mendirikan Saratoga Investama. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer dan produk kehutanan.
Dia pernah menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) semenjak Januari, 2011. Pada 2016 namanya pernah masuk di daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma aturan Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha sampai pengusaha dunia.
Pada tahun 2016 ketika pemerintahan Presiden Jokowi menciptakan kebijakan tax amnesty, Sandi mengikutinya. Kemudian pada 2017, namanya masuk dalam Paradise Paper yakni sebuah dokumen yang dirilis oleh International Consortium of Investigative Journalist (IJIC). Dalam dokumen Sandi disebut sebagai salah satu petinggi NTI Resources yang terdaftar di negara nirwana pajak, yakni bermuda. Namun soal NTI, Sandi telah mengundurkan diri pada 1996.
Malang melintang di dunia perjuangan menciptakan Sandiaga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan 'Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara' yang diterbitkan KPK, diunduh dari situs resmi KPU periode 2016, pendiri PT Saratoga Investama ini punya total nilai kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun plus US$ 10.347.381.
Versi Forbes, Sandi menduduki posisi ke 37 orang terkaya di Indonesia. Sedangkan di Globe Asia, Sandi menduduki posisi ke 85 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai US$ 300 juta, meskipun jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 500 juta.
Sandiaga juga sosok yang gemar berolahraga. Tak jarang dia mengikuti marathon, bahkan dia juga sering ngantor dengan diawali lari pagi.
Tonton juga video: 'Momen Kemesraan Terakhir Anies-Sandi di Balai Kota'
Sumber detik.com
Belum ada Komentar untuk "Dari Wagub Menuju Wapres, Ini Biografi Sandiaga Uno"
Posting Komentar