Mengapa Ma Anulir Eksekusi Mati Ke Adam Yang Ditangkap Bnn Lagi?

Mengapa MA Anulir Hukuman Mati ke Adam yang Ditangkap BNN Lagi?Gedung Mahkamah Agung

Jakarta -Mahkamah Agung (MA) menganulir sanksi mati yang dijatuhkan ke Muhammad Adam menjadi 20 tahun penjara. Sayang, MA tidak menjelaskan secara terang mengapa sanksi mati diubah jadi 20 tahun penjara.

Kasus bermula ketika Adam menyuruh Ridwan menyeberang ke Malaysia untuk mengambil sabu pada Mei 2016. Di Malaysia, Ridwan bertemu kurir namanya Minu. Barang pindah tangan.

Dari Ridwan, sabu estafet ke Hasrianto alias Papi. Oleh Hasrianto, sabu itu dimasukkan ke ban cadangan di kendaraan beroda empat SUV. Hasrianto membawa kendaraan beroda empat itu ke Riau dan dilanjutkan ke Jakarta. Sedangkan Adam dan Ridwan memakai pesawat ke Jakarta.

BNN meragukan pergerakan kendaraan beroda empat SUV dan menangkap di Bakauheni, Lampung pada 8 Mei 2016. Secepat kilat, Adam dan Ridwan ditangkap di sebuah hotel di Jakata Barat. Kompolotan itu diringkus dan diadili dengan berkas terpisah.

Pengadilan Negeri (PN) Serang dan Pengadilan Tinggi (PT) Banten menjatuhkan sanksi mati ke Muhammad Adam. Namun vonis mati itu dianulir oleh majelis yang terdiri dari Surya Jaya, MD Pasaribu dan Margono.

Berikut tiga pertimbangan majelis kasasi menganulir sanksi mati itu sebagaimana dikutip dari Putusan Nomor 1419 K/Pid.Sus/2017 , Jumat (23/8/2019).

1. Bahwa benar atas seruan telepon dari seseorang bos Malaysia memasukan narkotika dari Malaysia ke Indonesia di antaranya narkotika jenis sabu seberat 54 kg dan jenis ekstasi seberat 10 kg.

Mengapa MA Anulir Hukuman Mati ke Adam yang Ditangkap BNN Lagi?Foto: Hakim agung MD Pasaribu (dok.ma)

2. Bahwa terdakwa melaksanakan perbuatannya tersebut dengan komitmen menerima upah yang telah disepakati dan terdakwa ditangkap di Hotel Novotel Jakarta alasannya ialah hasil pengembangan atas tertangkapnya Hasrianto alias Papi yang telah tertangkap terlebih dahulu oleh petugas BNN di Bandara Soekarno-Hatta.

Mengapa MA Anulir Hukuman Mati ke Adam yang Ditangkap BNN Lagi?Foto: Hakim agung Margono (dok.ma)

3. Bahwa delik demikian perbuatan terdakwa tersebut telah memenuhi unsur delik Pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 perihal Narkotika.

Melihat pertimbangan tersebut, Surya Jaya menolak keras penganuliran vonis mati itu. Sebab MD Pasaribu dan Margono tidak menjelaskan mengapa sanksi mati Adam layak dianulir.


MD Pasaribu dan Margono meyakini Adam menyelundupkan sabu 54 kg, tapi kok tidak mau memperlihatkan menjatuhkan sanksi mati. Surya Jaya menentukan dissenting opinion dan tetap menilai Muhammad Adam tetap layak dieksekusi mati.

"Dalam kasus 5 kg saja terdakwa sanggup dieksekusi mati, apalagi Adam yang menyelundupkan 54 kg sabu dan 40 ribu butir pil ekstasi," kata Surya Jaya keras.


Apalagi, Adam bukan pertama kali berurusan dengan aturan di kasus narkoba. Tahun 2000 ia dieksekusi 8 tahun penjara alasannya ialah kasus narkoba. Selain itu, penyelundupan pertama sebanyak 10 kg sabu lolos. Adam juga mencuci uang hasil kejahatannya.

"Dari fakta di atas, Muhammad Adam merupakan cuilan dari sindikat atau jaringan peredaran gelap narkotika," cetus Surya Jaya.


Namun apa daya. Surya Jaya kalah dalam voting melawan MD Pasaribu dan Margono. Adam pun lolos dari sanksi mati.

Bukannya meratapi perbuatannya, Adam yang berada di dalam penjara malah tetap mengendalikan bisnis haramnya mengimpor sabu dari Malaysia. Pada 20 Agustus 2019, BNN kembali menangkap Adam alasannya ialah terlibat penyelundupan sabu seberat 20 kg dan 31 ribu pil ekstasi dari Malaysia ke Indonesia.

"Hari ini telah dilakukan penjemputan terhadap tersangka Adam dari LP Cilegon Banten atas dugaan keterlibatan dan pengendali peredaran gelap narkoba yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia melalui Jambi," kata Irjen Arman Depari.



Tonton video Perangi Narkoba, Polda Metro Jaya Musnahkan 71,8 Kg Sabu:

[Gambas:Video 20detik]


Mengapa MA Anulir Hukuman Mati ke Adam yang Ditangkap BNN Lagi?


Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Mengapa Ma Anulir Eksekusi Mati Ke Adam Yang Ditangkap Bnn Lagi?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel