Pusing Pikirkan Inflasi Tinggi, Gubernur Sumut: Aku Kurang Tidur

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi/Foto: Khairul Ikhwan Damanik/detikcomGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi/Foto: Khairul Ikhwan Damanik/detikcom

Medan - Hingga September 2019, tingkat inflasi Sumatera Utara (Sumut) secara year to date mencapai 3,49%. Besaran angka inflasi ini menciptakan Gubernur Edy Rahmayadi ikut pusing.

Ketika berbicara dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara di Le Polonia Hotel, Jalan Sudirman, Medan, Senin (7/10/2019), Edi menyatakan, duduk kasus inflasi ini menjadi fokus perhatiannya. Pasalnya, inflasi akan menjadikan bermacam-macam duduk kasus ikutan.

"Besaran angkanya harus dijaga, tak dapat terlalu rendah tak dapat juga terlalu tinggi. Tak ada pekerjaan yang paling duluan kecuali ini. Bupati, walikota, gubernur presiden, ini duluan. Itulah inflasi ini,"
kata Edy.


Disebutkan Edy, duduk kasus inflasi ini sangat besar lengan berkuasa dengan perut warga. Bisa memicu ribut, hingga jadinya demo, dan jadinya korban. Maka itu perlu derma semua pihak untuk menjaga besaran inflasi ini.

Apalagi sebentar lagi akan masuk Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, jangan hingga ada yang berspekulasi untuk menaikkan harga produk.

"Itu yang harusnya kita memikirkan ini. Saya kurang tidur. Tidurnya jam berapa, bangunnya jam berapa. Semenjak saya jadi gubernur ini, sudah tak jelas, tak dapat diukur lagi ini. Ataukah saya paranoid, kok
terlalu takut, terlalu apa," kata Edy.

Masih dalam kaitan ini, Edy menyatakan, dengan situasi ini jangan hingga ada ada warga yang tidak makan.

"Saya bertanggung jawab untuk ini. (Jika) Mereka-mereka tak makan di kawasan sana itu, walaupun ada bupatinya, ada terganggu makan di sana, stres saya itu. Karena ini merupakan tanggung jawab," kata Edy.


Angka inflasi Sumut sebesar 3,49 persen itu sudah berada di ambang batas dari rentang sasaran inflasi di besaran 3,5 persen ± 1 persen pada tahun 2019. Sebelumnya beberapa bulan terakhir sempat melonjak
cukup tinggi dari batas atas target. Pemicunya kenaikan harga beberapa komoditas, mulai dari cabe merah hingga daging ayam.

Simak Video "Pemprov Sumut Tanggung Perawatan Korban Bom Polrestabes Medan"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Pusing Pikirkan Inflasi Tinggi, Gubernur Sumut: Aku Kurang Tidur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel