Lih Dukung Penuntasan Duduk Kasus Pembakaran Lahan Di Riau

LIH Dukung Penuntasan Masalah Pembakaran Lahan di RiauFoto: Chaidir Anwar Tanjung

Jakarta -PT Langgam Inti Hibrindo (PT LIH) akan mendukung upaya penegak aturan dalam mengungkap penyebab kebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan Riau.  Senior Community Development PT Langgam Inti Hibrindo, Lagiman menyatakan, proses penyidikan atas tragedi ini masih berlangsung di kepolisian. Karena itu perusahaan akan menghormati dan mendukung langkah-langkah yang akan diambil oleh penegak aturan untuk mengungkap duduk perkara ini secara tuntas.

"Kami pastikan bahwa LIH tidak pernah melaksanakan pembakaran ataupun melaksanakan kelalalaian yang berakibat pada kebakaran lahan tersebut. Untuk membantu pemadaman lahan, sampai dikala ini kami terus bekerja nonstop selama 24 jam," ungkapnya kepada detikcom, Selasa (22/9/2015).

Lagiman mengungkapkan, tragedi kebakaran lahan di Pelalawan ini justru sangat merugikan LIH. Pasalnya akibat  akhir kebakaran ini lahan sawit seluas 210 hektar yang sudah ditanami selama dua tahun juga ikut terbakar.

"Kebakaran lahan di Pelalawan ini sangat merugikan LIH. Investasi yang sudah kami habiskan untuk menanam dan mengelola lahan sawit seluas 210 selama 2 tahun ini habis terbakar. Makara kami sangat dirugikan dengan kebakaran ini," ungkapnya.

Lagiman juga menegaskan, pada tahun ini perusahaan tidak mempunyai rencana untuk melaksanakan pembukaan lahan baru. Sehingga tudingan bahwa perusahaan melaksanakan pembukaan lahan dengan memperabukan sangat tidak releven.

"Selama ini kami selalu menaati aturan yang berlaku dan membuka lahan gres secara mekanis. Tidak pernah ada niatan sedikitpun untuk membuka lahan dengan membakar," tegas Lagiman.

Selama ini PT LIH menjalankan kebijakan pembukaan lahan tanpa bakar (zero burning) dan mempunyai Standar Operating Procedure (SOP) Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran Kebun dan Lahan. Perseroan juga mempunyai sistem deteksi dini dan penanggulangan kebakaran melalui Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat  inti (TKTD).

Tim TKTD dan Tim Patrol yang menjalankan tugasnya sesuai dengan agenda piket dan patrol yang telah ditetapkan, training pemadaman api bagi personel pemadaman kebakaran secara internal dan eksternal.

Selain itu PT LIH juga mempunyai sarana dan prasarana pencegahan dan pengendalian kebakaran, antara lain menara pantau api, tanda peringatan ancaman kebakaran di seluruh wilayah, pompa bertekanan tinggi, pompa bertekanan sedang, back pump dan peralatan lainnya.

Bahkan, perusahaan membantu pemadaman api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menerjunkan tim dan peralatan pemadaman kebakaran antara lain pompa bertekanan tinggi Mark 3 (26 Bar), Tohatsu (10 Bar), pompa apung dan alcon untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di dua desa di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, Riau.

"Kami mempunyai peralatan yang sudah mengikuti standar dari pemerintah. Dan ketentuan ini juga menjadi tuntutan dari buyer kami, bahwa dalam menjalankan bisnis LIH harus zero burning," ujarnya.

Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Lih Dukung Penuntasan Duduk Kasus Pembakaran Lahan Di Riau"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel