Protes Asap, Warga Riau Ini Kibarkan Merah Putih Setengah Tiang

Protes Asap, Warga Riau Ini Kibarkan Merah Putih Setengah TiangFoto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Riau -Inilah salah satu bentuk protes warga Riau terkait asap pekat yang tak kunjung hilang. Warga memasang bendera merah putih setengah tiang di depan rumahnya.

Warga yang memasang bendera setengah tiang itu adalah, Zulkarnain Kadir (50) seorang PNS Pemprov Riau. Dia memasang Sang Merah Putih berkibar setengah tiang di depan rumahnya, di Perum Pandau Permai, Kabupaten Kampar, yang berbatasan dengan Pekanbaru.

Pengibaran bendera setengah tiang itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah baik sentra dan tempat yang tak kunjung dapat menuntaskan asap semenjak tahun 1997 silam.

"Kita masih sayang dengan merah putih, makanya aku kibarkan setengah tiang untuk peristiwa asap dan korbannya," kata Zulkadir begitu sapaan akrabnya, Zulkarnain Kadir kepada detikcom, Kamis (22/10/2015).

Zulkadir yakin jutaan rakyat di Sumatera dan Kalimantan sangat cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Kita justru balik bertanya, apakah NKRI sayang dengan rakyat Sumatera dan Kalimantan? Ini kita balik bertanya," kata Zulkadir.

Zulkadir merasa prihantin dengan kondisi asap yang ada di Riau yang tak kunjung hilang selama 3 bulan ini. Kesehatan warga terancam dan bahkan ada yang meninggal alasannya yakni terlalu usang menghirup asap. Bukan hanya itu, di sektor bisnis, pendidikan semuanya lumpuh.

Baca juga: Begini Penampakan Murid di Riau yang Dipaksa Sekolah di Tengah Kepungan Asap

"Anak-anak kita sudah lebih 40 hari libur sekolah alasannya yakni asap. Bandara kita juga tak dapat didarati pesawat, sekor bisnis juga ambruk baik perhotelan, bandara dan lainnya," kata mantan Sekretaris Dewan DPRD Riau itu.

Lantas hingga kapan bendera setengah tiang itu akan diturunkan? "Sampai asap ini benar-benar menghilang," tutup Zulkadir.




Sumber detik.com

Belum ada Komentar untuk "Protes Asap, Warga Riau Ini Kibarkan Merah Putih Setengah Tiang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel