Pengalaman Jauh Dari Orang Renta Jadi Modal Karier Gubernur Riau
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman/Foto: Dok APPSIJakarta -Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman diketahui menjadi anak rantau selama menempuh pendidikan SMA. Meski tinggal di Riau, ia menyampaikan bersekolah di Yogyakarta. Meski begitu ia menyampaikan pengalaman jauh dari orang bau tanah menjadi bekalnya dalam berkarier ketika ini.
"Dengan pengalaman jauh dari orangtua, ngekos, dengan kemandirian itu yang membawa saya langsung dapat menjadi pejuang, dengan modal itu balasannya saya dapat berjuang di sisi dunia perjuangan maupun karier politik sebagai kepala daerah," ungkap laki-laki yang bersahabat disapa Andi itu dalam keterangan tertulis, Kamis (13/9/2018).
Andi menyampaikan hal itu ketika bertemu Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/9) kemarin.
"Jadi banyak kawan-kawan saya itu tidak tahu dimana Riau, balasannya saya ajaklah mereka ke Riau supaya tahu bagaimana Riau," ungkap Gubernur kelahiran Pekanbaru ini.
Andi juga mengakui dari kebiasaannya merantau semenjak kecil telah menempa kemandirian dan jiwa kewirausahaannya sehingga sukses dalam berbisnis maupun memimpin Riau sebagai gubernur.
Untuk diketahui, selain menjabat kepala daerah, ia juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Andi dikenal mempunyai bisnis mulai dari transportasi, pertambangan, kontraktor sampai mengelola SPBU di bawah Riau Muda Group.
Andi menamatkan Sekolah Menengah Pertama di Bukittinggi Sumatera Barat, ia kemudian melanjutkan jenjang Sekolah Menengah Atas di SMAN 3 Yogyakarta. Lulus SMA, pengusaha kelahiran Riau ini melanjutkan jenjang Sarjana di Universitas Sebelas Maret di Surakarta. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil gelar master di Oklahoma Amerika Serikat.
Andi menyebut bekalnya memimpin Riau selama ini yakni menurut kombinasi banyak sekali pengalaman ketika muda, ditambah pengalamannya berorganisasi, berbisnis, dan menjadi anggota dewan di level DPRD Riau level nasional sebagai anggota dewan perwakilan rakyat RI.
"Bagaimana bergaul dengan kepala dinas, bagaimana mencar ilmu mengenai ilmu pemerintahan, dan kombinasi inilah beberapa hal yang prinsip yang saya berdiri di Riau, baik berupa reformasi birokrasi, reformasi mental, penggunaan teknologi informasi di Provinsi Riau yang balasannya dapat melayani stakeholder dengan transparan dan akuntabel sekaligus membangun SDM yang berkualitas," terang Andi.
Selama memimpin Riau dalam 4 tahun, Andi dikenal berhasil mereformasi aspek manajemen dan manajemen dari birokrasi Riau menjadi lebih baik ketimbang sebelumnya. Selain itu, selama kepemimpinannya Andi juga berusaha mentransformasikan penghasilan Riau dari Sumber Daya Alam yang biasanya mengandalkan migas, mempunyai alternatif yang lain.
"Saya mengajak kita tidak terlena dengan kekuatan selama ini yang kita andalkan dengan sektor migas, meski Riau mendapat dana bagi hasil yang besar, dengan harga minyak mentah yang belum sesuai yang kita harapkan hal ini memacu kita menguasai sektor lain. Kita fokuskan pariwisata berbasis budaya dengan wisata perairan baik sungai di darat maupun lautan," pungkas laki-laki kelahiran tahun 1965 ini.
Usai dari Riau, Tim Ekspedisi melanjutkan perjalanannya ke Kepulauan Riau untuk bertemu Gubernur Kepri Nurdin Basirun.
Baca selengkapnya ekspedisi APPSI di sini.
Sumber detik.com
Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Jauh Dari Orang Renta Jadi Modal Karier Gubernur Riau"
Posting Komentar